15 Daftar Merk Mesin Diesel Penggerak Utama Kapal Paling Populer dan Terkenal

Hampir semua kapal modern menggunakan mesin diesel sebagai penggerak utama kapal, karena kesederhanaan pengoperasian, ketahanan, dan penghematan bahan bakar dibandingkan dengan sebagian besar mekanisme penggerak utama lainnya. Poros engkol yang berputar dapat langsung digabungkan ke propeller dengan mesin melalui gearbox reduksi untuk mesin kecepatan sedang dan tinggi, atau melalui alternator dan motor listrik di kapal diesel-listrik. Rotasi poros engkol terhubung ke poros bubungan atau pompa hidrolik pada diesel cerdas.

Pemilihan mesin diesel sebagai penggerak utama kapal harus dicermati agar kapal dapat dioperasikan dengan sesuai dan benar. Merk mesin diesel kapal juga menjadi salah satu faktor yang ditentukan oleh shipowner ketika membangun sebuah kapal, dengan sebab faktor pemilihan karena keandalan mesin, kemudahan dalam mencari suku cadang, penggunaan pengoperasian oleh ABK kapal sampai dengan aftersales dari merk mesin itu sendiri.

 

Berikut adalah daftar merk mesin diesel penggerak utama kapal yang paling populer di dunia:

1. Wartsilla (Sulzer)

Wärtsila adalah pemimpin global dalam teknologi marine sebagai merk mesin diesel penggerak utama kapal. Dengan portofolio luas produk dan solusi inovatif dan terintegrasi, Wärtsila memberikan efisiensi, keandalan, fleksibilitas, dan kelestarian lingkungan untuk meningkatkan bisnis pelanggannya. Wärtsila berfokus pada pasar marine dan energi dengan produk, solusi, dan layanan. Model manufaktur Wärtsila menghadirkan fleksibilitas baik untuk manufaktur maupun struktur biaya melalui outsourcing dan mendukung profitabilitas secara independen dari siklus bisnis.

Wärtsila menekankan inovasi dalam teknologi dan layanan berkelanjutan untuk membantu pelanggan kami terus meningkatkan kinerja lingkungan dan ekonomi mereka.  Wärtsila memiliki lebih dari 17.500 tenaga profesional di 200 lokasi di lebih dari 70 negara. Pada tahun 2020, penjualan bersih Wärtsila mencapai EUR 4,6 miliar.

 

2. Caterpillar

Caterpillar Marine adalah salah satu daftar merk mesin diesel penggerak utama kapal yang paling populer yang didukung oleh jaringan dukungan dealer di seluruh dunia. Untuk tenaga yang bersih dan andal, pilihan dari jajaran produk CAT yang luas yang mencakup marine diesel dan mesin dual fuel propulsion, mesin bantu, genset laut, dan sistem penanganan bahan bakar gas lengkap. Solusi dari merk mesin diesel CAT didukung teknologi yang membuat kapal tetap berjalan dengan aman, efisien, dan menguntungkan.

Caterpillar tidak hanya menjual marine engine dan generator set, namun juga menyediakan dukungan kelas dunia melalui jaringan dealernya. Komitmen mereka, dimana pun kapal anda beroperasi, dealer Caterpillar siap dengan alat, teknologi, dan keahlian untuk membantu dan menjaga agar kapal anda tetap beroperasi secara produktif dan menguntungkan.

Caterpillar menetapkan standar layanan pelanggan di industri marine. Untuk tujuan ini, Caterpillar telah mempertahankan klasifikasi maritim global DNV GL Group untuk melakukan sertifikasi Marine Service Assessment (MSA) bagi seluruh jaringan dealer Marine Power Systems yang dimilikinya. Hal ini memastikan bahwa customer dapat mengharapkan untuk menerima tingkat layanan yang unggul di mana pun kapal mereka beroperasi.

 

3. Cummins

Mesin dan generator Cummins termasuk merk mesin diesel penggerak utama kapal yang terbaik dan populer di dunia yang terkenal karena keandalannya. Dari spesialis layanan di cabang hingga teknisi lapangan, mereka selalu siap untuk memastikan mesin anda dalam kondisi baik. Engineer dan teknisi yang dimilikinya telah bersertifikat dan terlatih terhadap akses ke semua teknologi, perkakas, dan teknis terbaru informasi untuk menyelesaikan pekerjaan dengan benar pertama kali.

Cummins menawarkan rangkaian lengkap solusi propulsi kecepatan mesin yang dirancang khusus untuk tantangan aplikasi marine komersial, pemerintah, dan yacht. Propulsi cummins mencakup seri K dan N mekanis dan seri Quantum elektronik. Baik seri N maupun seri K telah terbukti andal dan tahan lama di lingkungan laut selama lebih dari 25 tahun. Cummins memiliki lebih dari 3500 lokasi resmi Cummins di seluruh dunia.

 

4. Hyundai Heavy Industries

Hyundai Heavy Industries Engine & Machinery adalah salah satu merk mesin diesel penggerak utama kapal terbesar di dunia dengan sekitar 35% pangsa pasar global. Hyundai Divisi Engine & Machinery mencapai tonggak produksi 150 juta bhp (brake horse power) di mesin 2-tak pada tahun 2015. Hyundai Engine & Machinery juga merupakan produsen terkemuka mesin propulsi, mesin genset, pompa oli kargo, sistem pengolahan air ballast.

Hyundai Engine & Machinery mencapai tonggak sejarah 10.000 mesin diesel dan gas Hyundai HiMSEN. Ini adalah cerminan dari pertumbuhan yang luar biasa di pasar mesin 4-tak dan menegaskan tempat Hyundai Heavy sebagai pemimpin di pasar mesin 4-tak.

Divisi Engine & Machinery Hyundai Heavy Industries Co., Ltd. (HHI-EMD) telah memasok "Satu dari Tiga" diesel dua langkah dunia untuk mesin diesel penggerak utama propulsi laut dan pembangkit listrik, mereka selalu berusaha untuk menyediakan produk berkualitas tinggi dan paling ekonomis. Reputasi Hyundai yang mapan didukung dengan baik oleh kinerja luar biasa dalam kategori penggunaan mesin diesel kelautan dan stasioner sejak awal produksi pada tahun 1979.

 

5. Mitsubishi Heavy Industries

Mitsubishi Marine Engines tersedia dalam berbagai keluaran mulai dari 106 hingga 3850 kW. Merk mesin ini cocok untuk propulsi, mesin bantu, diesel-listrik, darurat dan penggunaan darurat pelabuhan (harbour). Mitsubishi marine engine dirancang khusus untuk penggunaan di laut. Mesin dirancang berdasarkan kapal laut yang digunakan dalam keadaan tugas berkelanjutan dan tidak terbatas yang dapat diandalkan dengan daya tahan yang luar biasa, efisiensi bahan bakar yang sangat baik dan persyaratan minimal sehubungan dengan pelumas dan suku cadang. Dengan cara ini, Mitsubishi Marine Engines menawarkan keuntungan ganda yaitu kemudahan pengoperasian dan kemudahan perawatan yang optimal.

Merk mesin diesel Mitsubishi mengusung fitur compact dalam ukuran, konsumsi bahan bakar yang optimal, ideal untuk berbagai aplikasi, dan dilengkapi dengan turbocharger, membuat mesin Mitsubishi memiliki kinerja tinggi. Menjaga produk Mitsubishi selalu dalam kondisi optimal adalah tujuan dari jaringan layanan terampil Mitsubishi.

 

6. MAN Diesel & Turbo

Selama beberapa dekade, MAN yang merupakan merk mesin diesel penggerak utama kapal yang populer telah berinovasi dalam teknologi Marine di bidang-bidang seperti pasokan bahan bakar dan fuel gas, propulsi, after-treatment exhaust, dan solusi hybrid baterai. Beberapa keunggulan merk mesin kapal MAN adalah:

·        Solusi MAN untuk mengurangi emisi di laut: Teknologi Kontrol Emisi MAN mengurangi emisi kapal melalui teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan memanfaatkan bahan bakar yang lebih bersih.

·        Solusi MAN untuk pengoperasian kapal yang aman: Teknologi MAN Operation Control menyederhanakan operasi kapal, membuat sistem propulsinya lebih aman dan lebih mudah digunakan.

·        Solusi MAN untuk efisiensi marine: Teknologi Kontrol Efisiensi MAN meningkatkan penghematan bahan bakar kapal untuk mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi.

·        Solusi MAN untuk merangkul digitalisasi: MAN menggunakan teknologi digital untuk bekerja lebih interaktif dengan pemilik dan awak kapal.

·        Layanan Digital: Customer MAN dapat menggunakan solusi layanan digital MAN PrimeServ untuk mengatasi tantangan besar seperti keberlanjutan bisnis karbon-netral.

 

7. MTU (Roll Royce)

Selama beberapa dekade, operasional kapal secara komersial telah mempercayai sistem propulsi MTU yang merupakan merk mesin diesel penggerak utama kapal di laut, di sungai dan danau di seluruh dunia. Bergantung pada kebutuhan pribadi pemilik kapal, MTU menawarkan solusi yang berbeda seperti mesin diesel dan gas fuel serta sistem dual fuel engine. Mesin dapat bekerja dengan andal dan efisien sebagai sistem penggerak utama atau tambahan dan menyediakan energi sebagai sistem catu daya terpasang. Performa, kekuatan, dan keandalannya telah terbukti dan umur panjangnya tak tertandingi. Secara alami, semua mesin kelautan MTU juga memenuhi persyaratan dari semua badan klasifikasi yang ada.

MTU menawarkan dukungan profesional yang konsisten mulai dari perencanaan hingga konstruksi. Layanan ValueCare yang meliputi pemeliharaan untuk mengoptimalkan biaya siklus hidup dan memaksimalkan waktu kerja. Secara keunggulannya, MTU menawarkan:

·    Keandalan maksimum pada mesin - ketersediaan dan desain yang ramah perawatan untuk waktu henti yang minimal.

·    Biaya siklus hidup rendah - Pengoperasian yang efektif, konsumsi bahan bakar rendah, dan interval servis yang lama.

·   Peace of mind - ValueCare memungkinkan customer untuk fokus pada operasional kapalnya dan menyerahkan hal selebihnya kepada MTU.

·   Jaringan di seluruh dunia - Lebih dari 1.200 pusat layanan memberikan dukungan dimana saja dan kapan saja.

·       Pengurangan emisi - Teknologi canggih memenuhi emisi yang berlaku sesuai peraturan lingkungan.

 

8. Volvo Penta

Volvo Penta adalah merk mesin diesel penggerak utama kapal yang inovator unik dan juga bagian yang membanggakan dari Grup Volvo. Volvo Penta memanfaatkan pengetahuan, pengalaman, dan kekuatan jaringan global. Dari sistem propulsi hingga driveline, user interface, dan layanan dukungan yang dimiliki, semuanya dirancang, dikembangkan, dan diproduksi bersama. Ini adalah integrasi untuk kegunaan dan kepemilikan yang harmonis – di dalam dan di luar air. Volvo Penta memiliki lebih dari 100 tahun pengalaman bekerja dengan profesional industri marine. Dengan rangkaian luas sistem penggerak dan mesin untuk propulsi, peralatan bantu, dan genset kapal laut yang lengkap, Volvo Penta dapat memberikan keunggulan kompetitif dengan total biaya kepemilikan yang rendah yang didukung oleh layanan dan dukungan global.

 

9. Yanmar

YANMAR adalah merk mesin diesel penggerak utama kapal yang sudah dipercaya di industri kelautan. Sebagai perusahaan dengan tradisi manufaktur mesin selama 1 abad, teknologi mesin yang dimilikinya sering dipakai pada industri pasar kapal. YANMAR Marine International berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan perusahaan dalam industri kelautan global dengan teknologi dan investasi yang inovatif, dengan semangat untuk menawarkan pengalaman yang menarik dan memperkaya kepada customer.

YANMAR Marine International mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan industri kelautan secara keseluruhan. Beberapa keunggulan Yanmar adalah sebagai berikut:

·     Inovasi Legendaris: Lebih dari 100 tahun inovasi dari penemu mesin diesel modern dengan fokus dan dedikasi untuk memajukan industri Marine.

·        Keandalan Yanmar: Melalui teknik yang intensif dan terbukti, Yanmar bangga membuat mesin premium dan tahan lama.

·    Jaringan Dukungan Global: Jaringan pusat penjualan dan layanan Yanmar telah tersedia untuk dukungan yang cepat dan terpercaya di lebih dari 130 negara di seluruh dunia.

·    Didorong oleh Keberlanjutan: Komitmen Yanmar terhadap masyarakat dan lingkungan menjadikan produk mereka memiliki solusi berkelanjutan sehingga dapat menjamin dunia yang lebih baik untuk generasi selanjutnya.

 

10. Akasaka

Nama merek Akasaka Diesel telah berkembang dan menjadi merk diesel penggerak utama kapal yang dikenal tidak hanya di Jepang, tetapi juga di seluruh dunia. Dengan kualitas dan teknologi yang unggul, Akasaka telah menjadi salah satu kekuatan pendorong pada industri kapal di dunia khususnya pada kapal komersial dan tanker. Akasaka telah menghadapi tugas membuat mesin lebih kecil dan lebih bertenaga untuk mengembangkan produk baru guna memenuhi kebutuhan zaman. Dalam beberapa tahun terakhir, Akasaka juga telah menerapkan kemampuan dan keahlian teknologi yang diperoleh dari mesin manufaktur ke bidang lain.

·     Mesin Diesel 4 Stroke: Sejak mengembangkan mesin empat langkah pertama kami pada tahun 1933, Akasaka terus bekerja untuk mengembangkan model-model baru yang memenuhi kebutuhan pelanggan, terus-menerus dengan melakukan peningkatan yang kuat yang menghasilkan jajaran mesin asli dan berkualitas tinggi.

·   Mesin Diesel 2 Stroke: Bertahun-tahun sejak Akasaka menjadi pemegang lisensi Mitsubishi Heavy Industries pada tahun 1960, mesin Akasaka - J-ENG UEC telah menjadi salah satu mesin dua langkah skala besar yang diproduksi di Jepang. Mesin ini digunakan untuk kapal kargo, tanker, kapal kargo berpendingin, pengangkut mobil, dan kapal lainnya.

 

11. John Deere

Selama lebih dari 180 tahun, John Deere yang merupakan merk mesin diesel telah memimpin dalam mengembangkan solusi inovatif untuk membantu customer menjadi lebih efisien dan produktif. Selama bertahun-tahun, John Deere memproduksi mesin yang membantu merevolusi industri pertanian dan konstruksi. Kemudian dengan berkembangnya industri perkapalan, John Deere mulai masuk dan membuat mesin untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Dalam industri marine selama lebih dari 30 tahun, pemilik kapal yacht dan komersial mengandalkan mesin penggerak utama, bantu, dan penggerak generator merk John Deere untuk menggerakkan pelayaran mereka. Berikut ini adalah keunggulan merk mesin John Deere:

·   Mesin kelautan John Deere bertenaga, andal, senyap, dan hemat bahan bakar.

·        Mesin menawarkan tenaga yang diperluas dari 60 hingga 559 kW (80 hingga 750 hp).

·   Torsi tinggi dan RPM berperingkat rendah memberikan kontrol kapal yang sangat baik dan penggerak bantu yang andal.

·   Semua mesin didukung oleh jaringan dukungan di lebih dari 4.000 lokasi layanan.

 

12. Daihatsu Diesel

Marine Engine DAIHATSU DIESEL yang merupakan salah satu merk mesin diesel penggerak utama kapal. Saat ini dengan ribuan kapal dagang besar, tanker, kargo, dan sejenisnya, Daihatsu diesel telah mendukung ekonomi global, dengan berfokus ke navigasi laut yang lebih aman dan ramah lingkungan. Perkembangan mesin diesel kapal laut, telah membuat DAIHATSU DIESEL berusaha untuk merekayasa dan menerapkan mesin berkinerja tinggi, membangun pencapaian aktual selama bertahun-tahun dan mengintegrasikan semua faktor yang dicari pelanggan seperti keandalan, daya tahan, pertimbangan lingkungan, pengurangan NOx, kebisingan rendah dan getaran rendah, dan sebagainya.

 

13. Hanshin Diesel

HANSHIN adalah produsen merk mesin diesel penggerak utama kapal yang komprehensif dan cukup populer di dunia. Hanshin telah mengembangkan berbagai produk dengan teknologi dan inovasi sejak tahun 1918. Pada Januari 2018, Hanshin merayakan 100 tahun berdirinya perusahaan. Dengan slogan "Kebersihan lingkungan adalah prioritas terbaik," Hanshin berfokus pada pengembangan mesin utama yang ramah lingkungan.

Berdasarkan rencana manajemen jangka menengah sebelumnya "Inovasi Mantap & Evolusi 100", Hanshin telah merilis mesin diesel dua dan empat langkah yang dikendalikan secara elektronik, yang dikembangkan untuk meningkatkan konsumsi bahan bakar minyak. Selanjutnya, Hanshin juga telah mengembangkan mesin gas kecepatan rendah empat langkah pertama di dunia. Menggunakan bahan bakar gas yang menghasilkan gas buang yang jauh lebih bersih daripada bahan bakar minyak berat dan menjadi mesin yang ramah lingkungan.

 

14. Niigata

Niigata Power Systems Co., Ltd., yang merupakan perusahaan merk mesin diesel kapal ini didirikan dan didorong oleh semangat kepeloporan, keahlian teknis berbasis pengalaman, dan pendidikan serta pelatihan karyawan. Pada tanggal 2 Juni 1919, Niigata berhasil menyelesaikan pengembangan internal mesin diesel kapal pertama di Jepang yaitu M4Z. Layanan Niigata dilakukan oleh Niigata Superior yang menyediakan layanan di seluruh dunia. Tujuan layanan Niigata Superior adalah untuk menyediakan:

·   Pengiriman cepat suku cadang asli dengan permintaan tinggi dari pusat distribusi suku cadang di Ohta

·        Dukungan teknis yang cepat, andal, dan kompeten

·        Diagnosis dan pemecahan masalah dengan jaringan global kami

·        Menghidupkan kembali mesin yang rusak dengan teknisi terampil kami

·        Kualifikasi pelatihan berkelanjutan untuk operator dan pengelola

 

15. MAK

Sejak tahun 1997, MaK telah menjadi merk mesin diesel penyedia terpopuler di mesin marine dan generator set premium untuk pelanggan di pasar kapal pesiar, feri, kargo, sungai, lepas pantai, tugboat, kapal perikanan, kapal pemerintah dan kapal keruk. MaK adalah salah satu merek mesin terkenal sebagai propulsi kapal dengan kecepatan menengah. Untuk meningkatkan konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang, mesin MaK mampu berjalan dengan bahan bakar minyak berat yang irit. Lini produk MaK meliputi mesin diesel laut, gas, dan dual fuel yang digunakan dalam berbagai aplikasi kelautan. MaK menawarkan produk, komponen, dan layanan yang baik dan inovatif. Tim MaK memastikan kebutuhan pelanggan dan memberi solusi mesin kapal yang baik kepada shipowner di dunia.

MaK memiliki warisan lama untuk membangun mesin reciprocating kecepatan menengah kelautan yang berkualitas tinggi, kuat, andal, dan efisien dari fasilitas desain, rekayasa, dan manufaktur utamanya di Kiel Jerman yang dirancang khusus untuk operasi HFO. Mesin kelautan MaK berhasil dipasang dan dioperasikan di aplikasi dan segmen kelautan komersial. Marine engine MaK cocok untuk semua aplikasi kelautan komersial yang membutuhkan rentang daya 1MW hingga 16MW.

 

Sumber: berbagai sumber


Date : 2023-03-06

Cara Maintenance, Inspeksi dan Pengujian Crane

Pelabuhan merupakan tempat yang sangat vital fungsinya, utamanya dalam kegiatan ekspor dan impor yang digunakan untuk bongkar muat barang dari kapal. Dalam operasi bongkar muat yang dilakukan, peralatan bongkar muat adalah alat vital yang digunakan oleh manusia untuk mempermudah pelaksanaannya. Peralatan bongkar muat yang dimaksud adalah crane, karena vital maka penggunaan crane ini sendiri memerlukan inspeksi dan perawatan sama halnya dengan peralatan/mesin mekanis lainnya.

 

Cara Maintenance (Perawatan) Crane

Maintenance atau perawatan merupakan kegiatan yang perlu dilakukan dengan tujuan untuk menjaga kondisi peralatan tetap baik dan berfungsi normal saat digunakan. Pada peralatan Lifting Gear Equipment (Crane) ini maintenance juga perlu diperhatikan berdasarkan jam penggunaannya atau dengan kata lain melakukan perawatan secara periodik. Secara umum perawatan crane dapat dibagi berdasarkan jam kerja dari crane, berikut ini penjelasannya:

1. Perawatan 10 jam (Harian)

- Pengecekan terhadap kondisi level oli di Slewing Motor Gear, Hoist Motor Gear, Crane Travel Motor Gear, Slewing Ring Gear, Trolley Travel Motor Gear,

- Pengecekan terhadap kondisi rem (brakes).

2. Perawatan 50 jam (Mingguan)

- Cek kelonggaran terhadap baut-baut, jika terjadi longgar maka lakukan pengencangan,

- Lakukan pelumasan terhadap bagian-bagian berikut ini:

- Roda gigi di slewing ring

- Slewing ring

- Gear rings di traveling wheels

- Chain drives emergency limit switch di hoist unit

- Disc springs di hoist gear over load safety device

- Travelling sheaves di tower heads

- Slipring transmitter

- Travelling wheels.

3. Perawatan 100 jam (2 Mingguan)

- Pengecekan breather filter,

- Lakukan pelumasan terhadap Central Pivot pada travel boogie.

4. Perawatan 200 jam (Bulanan)

- Pemeriksaan pada semua sambungan terminals dalam switch cabinet dan dudukan-dudukan (seat),

- Lakukan pelumasan terhadap (6 Mingguan):

- Drive Axle di slewing gear.

- Brakes di hoist gear.

- Drum dan gear bearings di pinion shaft crane travel unit.

5. Perawatan 500 jam (3 Bulanan)

- Pengecekan plungers dan roller dari emergency limit switch,

- Pengecekan slip rings, collectors, brusher dan brush holder pada motor penggerak crane,

- Lakukan pelumasan terhadap Roller Bearing pada gears.

6. Perawatan 1000 jam (6 Bulanan)

- Pengecekan bidang kontak dari switch, slipring transmitter dan running surface dari slipring,

- Pengecekan slipring dan pivot joint pada lengan brush holder.

7. Perawatan 2000 jam (Tahunan)

- Pengecekan tranvese, axial bearing, hook,

- Pengecekan kabel-kabel dan semua lines electrical,

- Lakukan pelumasan terhadap:

- Axial Bearing pada hook blocks.

- Sheaves.

- Load hook traverse.

8. Perawatan 4000 jam (2 Tahunan)

- Overhaul dan pengecekan roller bearing pada motor dan generator,

- Lakukan pelumasan terhadap (jika diperlukan):

- Seluruh pin.

- Sling/wire rope.

- Joint dan guides.

 

Selain melakukan maintenance seperti yang diatas, perlu juga dilakukan pembersihan terhadap komponen-komponen yang ada pada crane ini. Berikut adalah beberapa komponen utama yang perlu dibersihkan:

Komponen Penggerak

- Hoisting system: motor, pulley-pulley, gear box, wire rope/ drum, hook, limit switch/safety device.

- Trolley system: motor, gear box, pulley-pulley, wire rope/ drum, limit switch/safety device.

- Slewing system: motor, gear box, ring gear, reducer, limit switch/ safety device.

Komponen Electrical Panel

- Panel hoist, trolley, slewing dan panel kabin.

- Voltage control.

- Drive control /joystick.

- Cable power, instalasi dan system.

Accessories Konstruksi Crane:

- Climbing cage dan power pack/cylinder rod jack.

- Pin lock, pin, bolt & nut, dan locking system.

- Bordes, railing, tangga, logo, hook dan lampu-lampu penerangan.

- Fondasi anchored, tie in dan bracing.

- Pembumian, arde, penangkal petir.

 

Kotoran yang melekat pada komponen-komponen crane bisa berbeda-beda. Sehingga diperlukan media pembersih yang cocok untuk digunakan dalam membersihkan komponen crane tersebut. Berikut adalah media pembersihnya:

1. Angin/udara bertekanan: untuk membersihkan kotoran seperti debu yang menempel dan mudah dibersihkan. Media pembersihan dengan udara bertekanan ini dapat menggunakan kompressor dengan tekanan sekitar 7,5 Bar.

2. Air: untuk membersihkan debu atau kotoran yang tidak dapat dibersihkan oleh udara bertekanan. Media pembersihan air juga dapat dicampur dengan menggunakan detergen atau sabun.

3. Bensin/solar: untuk membersihkan kotoran-kotoran seperti bekas oli, grease dan semacamnya.

4. Rust penetrant/WD: untuk pembersihan karat-karat yang melekat seperti baut, mur, pulley dan lainnya.

 

Cara Inspeksi dan Pengujian Crane

Inspeksi dan pemeriksaan terhadap crane dilakukan melalui tahapan awal yang meliputi pemeriksaan visual dan pemeriksaan dimensi. Visual Inspection dilakukan dengan melihat apakah terdapat deformasi, excessive wear, dan excessive gauges, crack dan cacat-cacat lainnya. Pemeriksaan awal dilakukan terhadap komponen berikut:

- Panjang boom,

- Panjang span,

- Hook block,

- Lifting hoist,

- Lifting limit,

- Pendant,

- Pulley,

- Winch,

- Switch,

- Turn table,

- Sistem hidrolik,

- Sistem pneumatic,

- Diameter wire rope.

 

Setelah dilakukan inspeksi dan pemeriksaan terhadap crane, maka dilanjutkan dengan proses pengujian untuk mengetahui apakah crane berfungsi dengan normal dan memiliki kondisi yang baik. Pengujian yang dilakukan terhadap crane dilakukan dengan metode NDT (Non-Destructive Test) dan Load Test. Untuk NDT dapat dilakukan dengan cara Penetrant Testing (PT), Magnetic Particle Testing (MPT), dan Ultrasonic Test (UT). Pengujian NDT dilakukan terhadap hook-block, boom, out rigger dan sebagainya.

 

Sedangkan untuk load test dilakukan dengan cara sebagai berikut:

1. Pengujian fungsi crane: untuk mengetahui fungsi dari masing-masing komponen apakah masih dapat beroperasi dengan baik atau tidak. Pengujian fungsi ini dilakukan pada komponen crane seperti swing, boom up/boom down dan break system dengan tidak ditambahkan beban tambahan.

2. Pengujian pada tali kawat baja (wire rope): untuk menguji ketahanan tali kawat baja dimana dapat dilakukan sebelum dan sesudah pengujian dengan beban. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pemeriksaan wire rope apakah:

- terdapat kawat yang putus,

- terdapat keausan pada kawat,

- terdapat pengurangan diameter dari yang seharusnya,

- terdapat perpanjangan kawat (rope stretch),

- kurangnya lubrikasi,

- terdapat tali kawat pada splice,

- terdapat kerusakan pada end connection kawat,

- terdapat pilinan yang terjepit, pipih atau terhimpit,

- terdapat sarang burung,

- terdapat tekukan.

3. Pengujian dengan menggunakan beban: Beban yang digunakan ada dua jenis yaitu beban penuh dan beban lebih. Beban penuh (full load test) dilakukan dengan beban penuh sesuai SWL, sedangkan untuk beban lebih (overload test) dilakukan dengan cara:

- Berat beban uji = 1,25 x SWL untuk Gantry, Semi Gantry dan over head crane berdasarkan ANSI B.30.2.

- Berat beban uji = 1, 10 x SWL untuk Mobile crane berdasarkan ANSI B.30.5 & 15.

 

Setelah proses pengujian selesai dan telah dicatat dalam dokumen pengujian, maka dilakukan pelaporan dan pendokumentasian. Semua proses pekerjaan dalam inspeksi kemudian direview dan dievaluasi, jika terdapat NC (Non Conformity) maka dapat dituangkan ke dalam NCR untuk didiskusikan lebih lanjut agar bisa ditindaklanjuti.

 

Sumber: berbagai sumber


Date : 2023-03-02

Alasan Kenapa Kapal Menggunakan Istilah Portside & Starboard Side

Dalam dunia perkapalan, sering kita mendengar istilah Starboard dan Portside yang digunakan untuk menunjukkan sisi bagian sebuah kapal. Namun sering terjadi pertanyaan kenapa bagian sisi kapal ini disebut dengan Starboard dan Portside, bukan sisi kiri dan kanan kapal? Apa alasannya sehingga sisi kapal ini sering disebut demikian? Dalam artikel ini akan dijelaskan apa alasannya disebut starboard dan portside pada kapal.

 

Pentingnya istilah Starboard dan Portside di kapal

Standarisasi penamaan Port dan Starboard di atas kapal adalah bukan hanya demi terminologi, tetapi untuk tujuan navigasi, petunjuk arah, dan keselamatan, semuanya ditujukan untuk menghindari kebingungan dan tubrukan antar kapal. Penggunaan istilah ini tidak bergantung pada orientasi pandangan observer dimana dia berada, namun istilah ini berdasarkan dari struktur kapal itu sendiri. Anda harus tahu sisi mana dari kapal yang dirujuk dan juga apa yang dimiliki kapal di sekitar anda.

 

Apa itu Starboard Kapal?

Starboard adalah bagian sisi kanan kapal jika pengamat/observer menghadap ke arah haluan. Atau dapat dikatakan bahwa starboard ini adalah sisi kanan kapal saat kapal dilihat dari buritan. Starboard = Right Hand Side of The Vessel.

Di masa lalu sebelum teknologi kapal berkembang dengan penggunaan mesin, kapal biasanya memiliki kemudi di garis tengah (centre line) dan menggerakannya dengan menggunakan dayung kemudi. Sama seperti yang terjadi hari ini, saat itu juga mayoritas orang menggunakan tangan kanan untuk menggunakan dayung sehingga dayung kemudi yang digunakan untuk mengendalikan kapal terletak di atas atau melalui sisi kanan buritan.

Karena itu, sebagian besar pelaut menyebut sisi kanan sebagai sisi kemudi atau steering side, maka kemudian ini juga disebut sebagai 'starboard'. Starboard ini merupakan kombinasi dari 2 kata yaitu stéor yang berarti steer (mengarahkan/mengendalikan) dan bord yang berarti sisi perahu.

 

Apa itu Portside Kapal?

Portside adalah bagian sisi kiri kapal jika pengamat/observer menghadap ke arah haluan. Atau dengan kata lain, portside adalah sisi kiri kapal saat kapal dilihat dari buritan. Portside= Left Hand Side of The Vessel.

Karena sisi kanan adalah sisi steerboard atau sisi starboard, maka sisi kiri disebut dengan portside. Sisi kiri pada kapal disebut dengan 'portside' karena Ketika kapal akan berlabuh di pelabuhan akan menggunakan sisi yang berlawanan dari steerboard atau starboard. Hal ini diputuskan untuk memudahkan untuk mengikat kapal ke dermaga dan agar dermaga tidak mengganggu saat pengoperasian di bagian steerboard atau star.

Alasan lain mengapa sisi kiri adalah 'port' karena terdengar berbeda dari 'kanan'. Awalnya pelaut menyebut sisi kiri dengan 'larboard' yang berarti sisi pemuatan (loading side), namun penyebutan tersebut mudah disalahartikan dengan 'starboard', terutama ketika kondisi laut sedang buruk sehingga sulit untuk didengar. Pergantian itu dilakukan untuk mengarah pada nama alternatif yang khas yang disebut dengan portside.

 

Alasan Disebut Starboard dan Portside?

Mengapa istilah ini digunakan? Istilah ini menjadi referensi bagi semua kalangan agar tidak ambigu, sehingga tidak bergantung pada perspektif pelaut. Penetapan istilah Starboad dan Portside tidak pernah berubah, bertujuan untuk menghindari kebingungan awak kapal saat menyebutnya, apalagi jika pada saat kita menyebutkannya menghadap haluan sementara lawan bicara kita menghadap buritan kapal. Ini bertujuan untuk menghindari tubrukan di kapal ketika kapal saling berkomunikasi. Penggunaan standarisasi penamaan ini juga diatur dalam aturan bernavigasi kapal.

 

Bagaimana Cara Mengetahui Portside dan Starboard Kapal Ketika Malam Hari?

Ada banyak cara untuk mengingat mana sisi kiri dan kanan dari kapal. Saat bepergian menggunakan kapal dimalam hari, sisi kapal dapat diidentifikasi berdasarkan warna lampunya. Jadi penting untuk mengingat yang mana bagian starboard dan portside sebuah kapal. Ciri tanda lampu kapal adalah bagian Port memiliki lampu berwarna merah sedangkan bagian starboard mempunyai lampu berwarna hijau.

 

Demikian penjelasan mengenai apa itu starboard dan portside pada kapal. Alasan istilah ini digunakan adalah untuk standarisasi dan menghindari kebingungan antar semua pelaut yang ada di dunia ini. Karena istilah ini tidak berdasarkan pada sudut pandang pelaut itu berada, namun tergantung pada kapal itu sendiri. Portside ditandai dengan lampu navigasi merah, sedangkan Starboard ditandai dengan lampu navigasi berwarna hijau.

 

Sumber: kapaldanlogistik.com


Date : 2023-02-28

Apa Itu Maritime Single Window (MSW)?

Jakarta - Maritime Single Window adalah sistem yang memungkinkan pelaku industri maritim mengirimkan informasi yang dibutuhkan oleh berbagai pihak pemerintah melalui satu portal tunggal. Sistem ini memiliki tujuan untuk mempermudah proses pengiriman informasi dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mengirimkan informasi ke berbagai pihak yang berbeda.
Pada tahun 2024, Maritime Single Window akan mulai berlaku sebagai salah satu bentuk dukungan pemerintah untuk mempermudah bisnis maritim dan mengurangi biaya yang dikeluarkan oleh pelaku industri.

Cara kerja Maritime Single Window sangat sederhana. Pelaku industri hanya perlu mengirimkan informasi yang dibutuhkan melalui portal tunggal dan informasi tersebut akan diteruskan secara otomatis ke berbagai pihak pemerintah yang membutuhkan informasi tersebut. Ini berarti bahwa pelaku industri tidak perlu mengirimkan informasi yang sama ke berbagai pihak pemerintah secara terpisah, mengurangi waktu dan biaya yang dibutuhkan untuk mengirimkan informasi.

Dengan adanya Maritime Single Window, proses bisnis maritim akan lebih efisien dan biaya yang dibutuhkan untuk mengirimkan informasi akan lebih rendah. Ini akan membantu pelaku industri maritim untuk berkembang dan meningkatkan kualitas layanannya kepada pelanggan. Jadi pada dasarnya, Maritime Single Window akan mempermudah komunikasi antara pelaku industri maritim dengan pemerintah. Ini akan mengurangi duplikasi informasi dan memastikan bahwa informasi yang dibutuhkan tersedia dengan cepat dan akurat.

Sistem ini juga akan membantu pemerintah untuk memantau aktivitas maritim secara lebih efisien dan memastikan bahwa pelaku industri memenuhi semua regulasi dan peraturan yang berlaku. Maritime Single Window sangat penting bagi pemerintah dan pelaku industri maritim karena memastikan bahwa proses bisnis maritim berjalan dengan efisien dan memenuhi semua regulasi yang berlaku. Ini akan membantu memperkuat industri maritim dan memastikan bahwa bisnis maritim dapat berkembang dan berkembang dengan baik.

Maritime Single Window adalah solusi yang baik untuk mempermudah proses bisnis maritim dan memastikan bahwa bisnis maritim dapat berjalan dengan efisien dan memenuhi semua regulasi yang berlaku. Sistem ini akan membantu memperkuat industri maritim dan memastikan bahwa bisnis maritim dapat berkembang dan berkembang dengan baik.

 

Author: Ananta Gultom
Sumber: eMaritim.com


Date : 2023-02-15

Persaingan Ketat, Anak Usaha Pertamina dan Pelindo Duet Garap Bisnis Maritim

Jakarta - PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menggandeng PT Pelindo Jasa Maritim (PJM), untuk memperkuat dan memperluas layanan jasa pelabuhan di Indonesia, sinergi BUMN ini pun untuk memenangkan persaingan bisnis.
Kerjasama ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Induk Kerjasama Layanan Jasa Marine yang dilakukan oleh Direktur Utama PTK Nepos MT Pakpahan dan Direktur Utama PJM Prasetyadi.

Direktur Utama PTK Nepos MT Pakpahan mengatakan, perjanjian induk ini merupakan bentuk kolaborasi dalam ekosistem bisnis terintegrasi, dengan memberikan sejumlah pelayanan pada bidang kemaritiman.

“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Pelindo Jasa Maritim yang sudah bersedia bekerja sama dengan PTK Grup karena bagi kami ini adalah hal yang positif. Pasti ada berkah, ada kemudahan di sini,” kata Nepos, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kami (2/2/2023).

Adapun kerja sama tersebut meliputi pelayanan pemanduan dan penundaan kapal, pelayanan docking kapal, pelayanan Oil Spill Response (OSR), pelayanan bunkering services, pelayanan ship handling, pelayanan marine infrastructure & facility maintenance, pelayanan salvage, pelayaran underwater services, pelayanan dredging, pelayanan ship agency, pelayanan Ship to Ship (STS) Support Provider, serta pelayanan waste management.

“Penandatanganan kerjasama ini akan membawa kebaikan bagi kedua belah pihak. Di samping nanti ada segmen bisnis lain yang bisa kita kerja samakan, itu banyak ada oil spill response, ada repair kapal, ada dredging. Apabila sinergi sudah berjalan, kita dapat menjadi market leader untuk dredging di Indonesia ini," lanjutnya.

Direktur Utama PJM, Prasetyadi mengungkapkan, kerja sama yang dilakukan PTK dan PJM bisa dikembangkan lebih baik lagi kedepannya. “Terima kasih banyak telah disupport dan juga selama ini kerja sama untuk pembahasan dalam kegiatan bisnis dengan kondisi kondusif. Mudah-mudahan ke depan untuk planning kerja sama di operasional bisa dapat lebih baik lagi,” ucapnya.

Group Head Pelayanan Kapal PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Arief Hermawan menuturkan, kerja sama dengan PTK ini akan memperkuat untuk memenangkan persaingan bisnis yang cukup ketat. “Saat ini setelah kami evaluasi, BUP swasta untuk pelayanan, pemanduan, dan penundaan itu sudah ada 55 BUP tersebar di seluruh Indonesia. Sedangkan yang BUMN-nya itu hanya empat. Empat itu sebetulnya kami menghadapi yang 55. Disinilah pentingnya bersinergi antara BUMN. Mudah-mudahan dengan kerja sama ini, kita akan lebih menunjukkan kembali bahwa kita itu bisa berkomitmen untuk melaksanakan pelayanan marine dengan sebaik-baiknya,” paparnya.

Didasarkan oleh cakupan wilayah operasi PTK dan PJM yang cukup luas dan strategis, kedua belah pihak menyepakati beberapa lokasi sebagai pilot project untuk mengimplementasikan kerja sama yaitu Pelabuhan Dumai, Pelabuhan Cilacap, Pelabuhan Biak, Pelabuhan Kupang. Kemudian, Pelabuhan Pulau Sambu, Pelabuhan Sei Siak, Pelabuhan Pangkalan Susu, Pelabuhan Kijang, Pelabuhan STS Pontianak, dan Pelabuhan STS Teluk Semangka.

Evaluasi kerja sama akan dilaksanakan secara rutin sehingga kedua belah pihak dapat terus melakukan improvement dan development atas berbagai produk maupun layanan jasa marine yang akan di provide bagi customer.

 

Author: Pebrianto Eko Wicaksono
Sumber: Liputan6.com


Date : 2023-02-08